Skip to content

Kebahagian HQQ

Yang benar saja, di tengah hiruk pikuk kesibukan sehari-hari dengan ego sendiri-sendiri ternyata masih ada tangan-tangan tak dikenal berlomba-lomba berbagi kebahagian.

Tadi pagi, dengan notifikasi Line pukul 07:56, aku disadarkan kalo ternyata masih ada orang yang berbagi kebahagian tanpa harus menjadi spesial bagi orang lain.

“Assalamualaikum Rek. InsyaAllah hr ini aku mau ke kampus. Seandainya aku bwa sate kambing ada yang mau makan g ya?”

Honestly, aku sudah read pesan itu saat itu juga. Dan disaat itu juga aku dibawa flashback dan mulai mengingat-ingat.

Mbak Sidratu.

Ini kan Mbak S2 Biokim yang jarang ke lab tapi setiap ke lab selalu bawa buah-buahan atau jajanan. Aku ingat hari itu mbaknya nanyain kenapa lab masih terkunci padahal mbaknya udah di depan Lab. Aku spontan bales “Mbak, ada pemadaman listrik dari PLN. Tapi ini aku ada bawa kuncinya nih, kalau mau ku anterin” Trus Mbak Sidratu bales “Oalah, yasudah aku balik aja kalau gitu. Btw, aku bawa pisang nih 3 buah. Mau?” Ini orang perasaan belum pernah kenalan dekat tapi kok baiknya luar biasa ya. “Mau mau mbak” gak tau malu aku bales gitu, laper belum sarapan hehe -,-

Di momen yang berbeda. Waktu itu Mbak Sidratu baru dateng pagi-pagi ke lab, masih sepi cuma ada aku, Mas Khozin, Mbak Imel yang kebetulan mau sidang beberapa menit lagi. Karena tau mereka mau sidang, Mbak Sidratu bukannya ngerjain kerjaannya, tapi malah ngeluarin buah naga trus dimasukin di kulkas sambil dengerin penjelasan presentasi skripsi mbak imel. Yep I noticed it as a kindness. Mbak nya duduk di sebelah mbak imel dan nanya-nanya apa sih yang bakalan disampaikan nanti waktu sidang. Aku pikir mbaknya cukup capable dengan materi, tapi terus saja bertanya-tanya kayak gak paham gitu. Mungkin itu cara dia untuk menuangkan sedikit perhatian, menarik perlahan bimbang, dan memberi sugesti positif untuk mbak imel dan mas khozin. Ah, mungkin perasaaan ku aja.

Ada yang menarik lagi nih waktu kita turun dari lab ke ruang sidang. Kebetulan kita papasan sama Kakap yang bawain katung plastik. Ternyata isinya jajanan dari arab, ada coklat sama kurma juga. “Nih, kasi ke anak-anak biokim ya” “Oke siap bos” sambil ngejar rombongan biokim yang udah di depan. Waktu udah masuk ruangan, aku bagiin satu satu titipan tadi ke Mas Khozin, Mbak Imel, Mas Affan, Mbak Sidratu

“Mbak mas ini ada titipan dari temenku yang baru balik umrah, dimakan yaa hehe”

“Loh, makasi ya Dek. Siapa temen mu yang baru balik umrah?” Mbak Sidra nanya.

“Kakap mbak, anak thermo”

“oh, namanya aslinya siapa?”

“Kartika, mbak”

“Nama lengkapnya siapa?”

Ini mbaknya kalau taupun nama asli kakap yo gak bakal kenal juga

“Kartika Eka Pangestuti, mbak”

“Oh Oke!”

And

you

know

what

Mbaknya pun diam sejenak, bibirnya mulai perlahan bergerak. Berdoa.

Disaat itu juga aku diperlihatkan tangan, bibir, hati yang mendoakan orang lain dan sama sekali tak ingin diketahui orang lain. SubhanaAllah.

“Doa seorang muslim untuk saudaranya (sesama muslim) tanpa diketahui olehnya adalah doa mustajabah. Di atas kepalanya (orang yang berdoa) ada malaikat yang telah diutus. Sehingga setiap kali dia mendoakan kebaikan untuk saudaranya, maka malaikat yang diutus tersebut akan mengucapkan, “Amin dan kamu juga akan mendapatkan seperti itu.” (HR. Muslim)

“Tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata, “Dan bagimu juga kebaikan yang sama,” (HR. Muslim no. 4912).

Kembali ke pesan Line pagi tadi.

08.36 aku bales chat mbaknya dengan emoticon raise hand, iya mau mbaaak sate kambing nyaa!

 

Oh ya, aku juga salut dengan Adi, Yumna, dan Fira yang hampir setiap kali temen-temennya kelar sidang mereka ngasih jajanan dan bunga! Padahal, maaf, Adi sama Yumna belum maju sidang pabrik semester ini. Dan Fira tuuuuu jauh di pulau kalimantan sana. Hey look! They keep their problem and share happiness (: Sifat yang beginian nih perlu dibudidayakan, keren banget deh mental dan ikhlas nya mereka. Mungkin aku sendiri jarang atau sama sekali belum pernah ngelakuin seperti mereka, keren!

Kalau dipikir-pikir ini mungkin bentuk kebahagiaan yang HQQ: bahagia bisa membuat orang lain bahagia.

Terimakasih Mbak Sidra, Adi, Yumna, Fira, dan semua orang yang berbuat dan berbagi kebaikan tanpa harus menjadi spesial!

-Kamar. 24 Januari 2017 [23:18]-

Published inMy Blog

One Comment

  1. Aulia K Aulia K

    Sumpa terharu aku bacanya :”) thx for writing this dul

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *