Skip to content

Author: bdulkarim

Yok!

Menyadari kehidupan yang serba praktis era ini memiliki banyak sisi yang perlu kita amati. Teknologi menyederhanakan segalanya. Visualisasi benar-benar membungkam kuatnya kata-kata. Dulu, untuk pergi ke rumah teman saja aku perlu singgah beberapa kali ke sembarang simpang untuk bertanya, kalau-kalau sudah terlewat. Dari tanya-bertanya itu pula aku punya cerita, oh ternyata ini yang namanya desa dompas, oh ternyata disini tempat jual-beli ikan yang mama pernah cerita, oohh oooh… ini loh rumahnya. But technology builds tough wall! Jangankan mencari rumah teman, lintas kota lintas provinsi saja serasa tak perlu lagi turun sebentar bertanya alamat, ada googlemap kok! Tapi dibalik itu semua ada satu frasa dari perjalanan yang diam-diam hilang. Frasa tentang membangun cerita yang berdampak tak pada hilangnya nilai kepedulian. Kepedulian apa?

Leave a Comment

Kebahagian HQQ

Yang benar saja, di tengah hiruk pikuk kesibukan sehari-hari dengan ego sendiri-sendiri ternyata masih ada tangan-tangan tak dikenal berlomba-lomba berbagi kebahagian.

Tadi pagi, dengan notifikasi Line pukul 07:56, aku disadarkan kalo ternyata masih ada orang yang berbagi kebahagian tanpa harus menjadi spesial bagi orang lain.

“Assalamualaikum Rek. InsyaAllah hr ini aku mau ke kampus. Seandainya aku bwa sate kambing ada yang mau makan g ya?”

1 Comment

Bukit Jaddih on trip!

Why we should take foreign vacation whereas thousands awesome spot are in our country  😆

It’s 366/366 pages of 2016, no tough plan no idea but we need a stress-cure. Then in one hour by line freecall all set up! We got: Reko, Naziroh, Embun, Faiz, Adrian, Nora, and ofcourse Igo and Agung as worst holiday maker. We never plan as well for this trip, just because we have nothing to do and every body getting weird on final year so here we go!

2 Comments

Ma Best Chef!

Baru bangun i already miss masakan mama  🙄

Liburan kemarin walaupun sehari doang di rumah tapi mama bisa melunaskan seluruh list ngidamku. So a week before we meet i already request to hunt several list of food that i want. “Taragak martabak daging 😥 Besok di jakarta cari martabak daging eeee” saking ngidamnya sampe lupa kalau nama yang benernya martabak mesir, aku tiba tiba ngechat di group My Fovely Fam waktu Prof Ali jelasin energi target di depan kelas.

2 Comments

Single Traveling

Dari semua perjalanan yang aku pernah alami, single traveling menjadi perjalanan favorit ku sejauh ini. Dan juga hari ini, seperti selebrasi perayaan usai-sudah-semester-7 dalam versi maya, antara merayakan atau melarikan diri dari kebosanan perkuliahan yang tak berujung i take a flight to Jakarta. Kok bosan? entahlah aku pun bingung mendefinisikan sebenarnya aku itu semester 7 kuliah atau ngapain sih. Di kelas mungkin menyerap maksimal 17-21% dari apa yang disampaikan dosen, sisa waktu di kelas aku habiskan dengan ngobrol dengan teman, mainin handphone and ofcourse my daily-favorite-best activity at class: tidur.

2 Comments

GE Award Ceremony & Leadership Development Seminar

GE Award  Ceremony & Leadership Development Seminar that held on 20-21 October 2016 are series of event held by IIEF in order to develop leadership capability of GE Scholars by following outbond, several discussions with GE Leaders, and also awarding ceremony. First day, GE Scholar 2014-2015 are going to Campas Outbound at Sentul to do some activities, playing games, and taking light discussion. In this session we learn how to open and accustom ourself to people around, appreciate and thankful to each other, build strong team and work out together, and also putting trust above all. Moreover, conducive location and profesional trainer pursue us to catch the values.

Leave a Comment

Koma pun berarti

Well said, dari kemarin masih mikir-mikir udah ngapain aja sampai hari ini. Seharian cuma flashback selama 20 tahun sejak lahir udah ngelakuin apa aja, walaupun gak tua-tua amat cuma muka ya dikit boros tapi gak salah kan mulai menyusun target target yang ingin dicapai. Bukan lagi target kecil yang selama ini ya bisa dibilang sebagian besar untuk diri sendiri, tapi bukankah lebih baik orang lain juga merasakan
kebermanfaatan dengan hadirnya kita di sekitar mereka.

Leave a Comment

diam-perhatikan-pahami

Banyak yang bilang kalau belajar bukan semata menghabiskan waktu di depan kelas memperhatikan guru atau dosen berjam-jam sambil membolak-balik tumpukan kertas, tapi belajar sejatinya kita lakukan sepanjang waktu.

Sebagai mahasiswa ya jelas pasti aku selama ini mendefinisikan belajar ya saat menghadiri kelas-kelas yang membosankan, buku-buku tebal, dan sensasi menahan kantuk yang berakhir dengan scroll-scrol smartphone padahal gak ada notif sama sekali. Klasik. Tapi belakangan ini Alhamdulillah aku bisa merasakan sudut pandang yang jauh lebih luas mengenai arti belajar. Belakangan ini aku juga memahami, bukankah dalam proses belajar kita sebaiknya lebih banyak diamperhatikanpahami. Bukan sebaliknya: lantang-ingin diperhatikan-ingin dipahami!

2 Comments

Cie Galau

Untuk seluruh perjalanan yang pernah aku lewati

Apakabar?

Benarkah selama ini roda ku melaju kencang di badan-badan jalan?

Atau selama ini aku keliru yang mana simpang yang harus aku tentukan

Benarkah selama ini rodaku melaju kencang di badan-badan jalan?

Atau seharusnya tak perlu lah kencang, cukup ku sapa seluruh pedagang asongan

Leave a Comment

Bergegaslah!

Assalamualaikum (:

Beberapa minggu kebelakangan cukup membuat pola hidupku berantakan -,- kenapa ya padahal udah biasa hectic sejak maba tapi ga tau kenapa semester ini rasanya underpressure dan uncontrolled. Parah.

Yang bener-bener kerasa itu kalau dikelas, hampir sama sekali ga bisa nyerap pelajaran AT ALL. Dateng, duduk, dengerin dosen, bosan, main hape, absen, pulang. Ga ngerti apa-apa. Mau jadi apalah aku kayak gini. Dan kau tau? ( <- gaya ngomong Adrian wkwk) AKU GAK BISA JAWAB KUIS PENGOLAHAN LIMBAH INDUSTRI (PLI) SAMA SEKALI TADI SIIIAAANNGG!!!!! Aku cuma bisa nulis ulang pertanyaan ke kertas double folio, terus ga bisa jawab sumpaaah sumpaaah gatau itu nilai yang keluar apa ya. Seumur hidup ku nekad yo gak kosong gitu juga sih kalau kuis -,- zzzz yassaallaaaam ):

2 Comments

Aku hari ini adalah proyeksi dari seluruh masa lalu ku. Dan aku di hari esok adalah apa yang aku lakukan di hari ini.

 

PADAHAL BELUM NGAPA-NGAPAIN HARI INI

😅😂😳

Leave a Comment

Prince Ea’s Message to World Education

Albert Einstein once said everybody’s a genius. But if you judge a fish by its ability to climb a tree. It will live its whole life believing that it is stupid. Today on trial we have modern day schooling. Glad you could come. Not only does he make fish climb trees but also makes the climb down… and do a ten mile run. Tell me school, are you proud of the things you’ve done? Turning millions of people into robots, do you find that fun? Do you reliase how many kids relate to that fish? Swimming upstream in class, never finding their gifts… Thinking they are stupid. Believing the are useless. But the time has come, no more excuses. I call school to the stand and accuse him of killing creativity! Individuality! And being intellectually abusive. He’s an ancient institution that has outlived his usaged.

No more common core, instead let’s reach the core of every heart in every class. Sure math is important, but no more than art or dance. Let’s give every gift an equal chance. I know it sounds like a dream, but countries like Finland are doing impressive things. They have shorter school days. Teacher make a decent wage. Homework is non-existent and they focus on collaboration instead of competition. But there’s the kicker boys and girls. Their educational system outperforms every other country in the world. Other places like Singapore are succeeding rapidly. Schools like Montessori. Programmes like Khan Academy. There is no single solution, but let’s get moving. Because while student maybe 20% of our population, they are 100% of our future. So let’s attend to their dreams and there’s no telling what we can achieve.

This is a world in which We believe. A world where fish no longer forced to climb trees.

-Lab Biokimia. 08 Oktober 2016 [11:56]-

Leave a Comment

Belum

Tentu saja saya sangat setuju membantu orang lain adalah sebuah kebaikan yang sangat teramat baik. Tapi rasanya kurang adil berbuat kebaikan namun dari diri sendiri belum juga baik. Pertanyaannya yang baru saja terlintas adalah berbuat baik ketika sudah baik atau berbuat kebaikan lah yang akan membawa kita menjadi lebih baik? Saya lebih setuju yang terakhir sih, karena saya yakin suatu kebaikan akan memanggil kebaikan yang lainnya. Terlepas engkau menjadi bagian langsung dari kebaikan itu atau pun bergerak dibelakang membawa kebaikan, itu pilihanmu. Yang terpenting dari sebuah pilihan adalah niat, niat yang baik.

Dari kegelisahan diri sendiri yang masih bertanya-tanya, sudah baik kah saya hari ini dan sudah berbagi kebaikan kah saya hari ini? Belum.

-Lab Biokimia. 06 Oktober 2016 [23:51]-

Leave a Comment

Belajar dari Pak Ali: Orang baik berbagi kebaikan

Hi! Assalamualaikum!

Eh, malam ini aku mau cerita tentang Alumni. Menurut KBBI, Alumni bermakna orang-orang yang telah mengikuti atau tamat dari suatu sekolah atau perguruan tinggi. Kalau kata aku sih alumni adalah orang yang suka nraktir anak sekolahan 😀 haha iya soalnya ketemu alumni pasti sering diajakin makan, padahal belum kenal juga siapa tuh mahasiswa yang dibayarin makannya.

3 Comments