Skip to content

Author: bdulkarim

Catatan 2 September

Hari ini 2 September 2017.

Hari ini, satu tahun yang lalu. Di siang itu mama menelfon dengan suara terbata-bata, bercerita tentang tentang papa. Aku meminta untuk berbicara dengan Papa “Assalamualaikum Paaa”. Papa mendengar jelas salamku yang jauh di ujung pulau jawa, tapi aku hanya bisa mendengar samar-samar suara Papa yang tertahan tak ingin anaknya tau banyak kabarnya.

Leave a Comment

muslimXsukses

Akhir-akhir ini sering kali aku mendengar nasihat akan pentingnya menjadi muslim yang sukses. Entah apapun profesi yang kita emban nanti, tanggung jawab kita adalah membawa kepermukaan akhlaq yang terpuji di lingkungan masyarakat. Tentunya bukan dalam konteks riya atau mempamerkan amal ibadah. Kalau sesuatu hari nanti Anda menjadi seorang bussinessman, tunjukkanlah cara mengolah bisnis yang transparan dan jujur seperti Rasullah berdagang. Jika takdir memberikan Anda tanggung sebagai politikus, cobalah memimpin organisasi ataupun negara ini dengan Amanah dan peduli dengan rakyat bawah. Dan bila suatu hari nanti Anda ternyata adalah seorang engineer handal, shalatlah tepat waktu ditengah kesibukan pabrik, tunjukkan bahwa kecerdasan dan kepiawain Anda tak lain tak bukan berasal dari Allah SWT. Menjadi role model yang baik itu sebuah kebaikan, kebaikan yang akan memanggil kebaikan-kebaikan lainnya.

Leave a Comment

Jogja ada-ada saja

Jogja ada-ada saja

Mereka bilang kau tak lagi sama, ntah siapa mereka. Aku rasa biasa saja. Pagi hari masih saja mengagumkan, hiruk pikuk manusia belum mampu mengalahkan syahdu pagimu. Memang sesekali diperempatan jalan aku lihat banyak yang tak sabaran, menahan lengan yang hendak menancap gas kendaraan. Setidaknya tak seperti di sini, kota pahlawan ini, terlalu banyak pahlawan kesiangan hingga perlu kebut-kebutan.

Comments closed

“Jika kita belum mampu berlomba dengan orang shaleh dalam meningkatkan kebaikan. Sebaiknya berlomba dengan pendosa untuk memperbaiki diri, bertobat, dan membuat lebih baik lagi dalam kehidupan”

Leave a Comment

An-Najm

“Jadilah seperti An-Najm (bintang), ia berada di atas tapi cahayanya senantiasa tunduk ke bawah. Jangan seperti Ad-Dukhan (asap), ia berada di bawah tapi senantiasa ingin terlihat di atas”

-Ust. Adi Hidayat Lc. M.A.

Leave a Comment

Happy Eid Fitri

I couldn’t be happier than this moment to spend every single time flushs with family. Dengerin suara mama teriak teriak di dapur aja udah seneng banget, apalagi kalau teriaknya ngasih tau kalau sate padang yang mama bikin udah ready buat dibantai haha. Mama seperti biasa selalu semangat buat ketemu anak anaknya, nyiapin banyak stok makanan biar anaknya gak kepunan (ngidam) lagi kalau lagi merantau. Walaupun mama sempet keceplosan waktu liat hasil foto di hape ku “Ada yang kurang nih”

Leave a Comment

#TIL2 Bule Norak

I take a short flight to Jakarta and learn alot from this guys. Awalnya aku gak terlalu menikmati perjalanan kali ini karena baru balik dari kampus jam 1 malam dan belum packing sama sekali. Seat 23D, benar-benar tidak menarik. Aku langsung merebahkan badan, memasang seatbelt, dan memejamkan mata. Disisi kiri depanku aku perhatikan ada orang yang norak banget, soalnya udah mau flight tapi masih aja main gadget.

Leave a Comment

#TIL1 : A Kindness from far far away

Masih ingat dengan kisah Ibu Tambal Ban yang aku ceritakan tempo hari? Iya, untuk kalian yang sebelumnya pernah membaca tulisan saya di instagram maupun facebok dan matanya jeli pasti tau ada yang berbeda dengan ibu tersebut kali ini. Hari ini si ibu tidak lagi menggunakan daster robek untuk menutup kepalanya dan hari ini juga ban motor saya tidaklah bocor hehe.

2 Comments

Launching #TODAYILEARNED

Sebagai pengguna teknologi masa kini tentunya saya juga menjadi bagian dari “korban” media sosial yang banyak menghabiskan waktu dan energi untuk melihat lihat sisi fiktif kehidupan orang lain.  Padahal saya sadar bahwa apa yang saya lihat hanya lah bagian ena-ena~ nya saja hehe, bisa diliat toh perbandingan orang yang update story lagi makan di tempat mewah dan warung tepi jalan, lebih rame yang mana? Hayooo~  Dan lucu nya lagi saya sendiri sampai saat ini belum bisa menahan diri untuk tidak membuka berbagai media sosial disetiap hari. Duhduuuh.

1 Comment

Faiz sudah lho, kamu kapan?

Jum’at, 26 Mei 2017.

17:12 Delapan menit sebelum Maghrib

Aku memarkirkan motor di teras kontrakan, sedikit terburu-buru melempar sepatu ke sembarang tempat. Iya, aku harus segera membersihkan diri, sebentar lagi adzan maghrib petanda tamu agung segera berkunjung.

Kamarku tepat di balik ruang tamu, berhadapan dengan kamar Faiz dan Adrian. Dari teras yang penuh dengan motor aku tau hampir semuanya sedang di kontrakan. Aku bisa mendengar suara Hadi, Adit, Acil, dan Agung sesekali di lantai dua, sepertinya tak mau kalah denganku menyambut tamu spesial kali ini. Faiz seperti biasa masih asik dengan laptopnya, kadang tertawa sendiri dengan headset di kepala. Adrian sepertinya masih bermain hp atau apalah di dalam kamarnya, pintunya tertutup. Bergegas ku lewati ruang tamu yang sedikit berantakan karena Obby dan Faris sudah beberapa hari menginap disana, mengambil kunci kamar di saku, dan segera meletakkan tas di sudut ruangan 3 x 3 meter itu.

1 Comment

A good listener

A good listener is very nearly as attractive as a good talker. You cannot have a beatiful mind if you do not know how to listen.

A good listener shows that she or he is paying attention to what is being said.

A good listener respect the speaker.

A good listener shows that she or he is genuinely interested in what he or she hears.

A good listener gets value from what is heard and shows that she or he is getting value.

 

-Meja Belajar. 25 Mei 2017 [23:04]-

Leave a Comment

Aku kagum dan aku suka

Aku selalu kagum dengan mereka yang selalu bisa menahan diri. Selalu saja mengagumi saat mereka mencoba sekuat tenaga untuk tidak beragumen ditengah keramaian. Membiarkan pikiran dan logika nya bermain berdiskusi di dalam diri, menimbang-nimbang apa yang benar dan mungkin saja keliru benar. Memperhatikan keramaian dengan segala hiruk pikuk lemparan opini dan lebih memilih untuk diam mendengarkan tanpa harus menjadi pusat perhatian. 

1 Comment

Lurus dan Rapatkan Shaf

Minggu kemaren pertama kalinya gue ke gereja. Ternyata rame banget ibadah minggu pagi ya. Di depan gereja sudah berjejer rapi berbagai jenis mobil, bahkan satu jalan umum sengaja dialihkan sebagai lahan parkir jemaah. Tenang bro, gue cuma nyebarin brosur kok haha. Kita punya misi untuk nyebarin brosur suatu event yang targetnya bisa dibilang “kaum elit”. Nah menariknya, waktu kita dikasi job buat nyebarin dari pihak office netapin gereja kelas atas sebagai lokasi penyebaran brosur. Kita mah gak masalah, mau dimana aja ya ayuk. Alhasil kita nyamperin Gereja Kristen Indonesia (GKI) Manyar, Gereja Santa Maria Tak Bercela, Gereja Katedral, dan Gereja Bethany. Emang bisa dibilang gerejanya gede sih. Noh liat, udah kayak stadion sepakbola.

Leave a Comment

“Uang Panas”

Beberapa minggu ini aku intens komunikasi dengan Bu Linda IIEF (Indonesian International Educational Foundation). Bu Linda bilang kalau kantornya ditawari untuk menghandle acara seminar perkuliahan di Amerika dari agen Linden Educational Service. InsyaAllah acara akan diadakan tanggal 25 Februari 2017 di Sheratom Hotel. Nah, karena kantor IIEF cuma ada di jakarta jadinya Bu Linda minta tolong buat bantuin pra-acara termasuk perizinan, publikasi lalayeye.

Leave a Comment

Melukislah

Entah hari ini esok atau lusa, hari hari yang sudah kau lalui akan menjadi saksi dan selalu siap membela masa depan mu. Tak perlu lah kau sibuk bertanya-tanya akan apa yang disimpan untukmu esok, cukup warnai hari ini dengan warna yang terbaikmu. Berbagi cerahnya kuning pada senja yang kelam tidak sulit bukan? Yakin saja jingga yang muncul perlahan, bukan lagi kelam. Tapi aku bukanlah pemain tinta yang baik, selalu saja tertumpah sembarang warna di kanvas baru ku. Kadang ungu, kelabu, bahkan tak sengaja hitam tumpah begitu saja.

3 Comments

Oh man, they call me back!

Ceritanya tadi sore rame adek-adek SMA yang ikutan NOPEC (National Olympiad of Chemical Engineering)  lab tour ke beberapa laboratorium Teknik Kimia. Memang kegiatan NOPEC sudah lama menjadi annual event HIMATEKK FTI ITS untuk mempromosikan Departemen Teknik Kimia pada lingkungan sekolah menengah atas dan mengasah kemampuan siswa khususnya dibidang ke-teknikkimia-an.

Leave a Comment

(Bukan) Janji Joni

Hi!

Pernah kenal dengan Bapak yang salaman diatas? Bero, yang kanan bero, kiri itu belum bapak bapak wkwk. Yup, Prof. Joni Hermana, Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Munculnya nama beliau di atmosfer kandidat calon rektor ITS saat pemilihan waktu itu cukup fenomenal. Bagaimana tidak, aku mengenal beliau dari sticker dan gantungan kunci “Janji Joni” di Pasar Jumat ITS. Bukan main, entah apa yang bisa menggerakkan mahasiswa mahasiswi berjejeran di sepanjang jalan Manarul membagikan info dan marchandise kandidat yang satu ini. “Sopo wong iki?” bodo amat aku lanjut membeli gado-gado.

Leave a Comment

Ciiiee udah Sempro

Tak jarang kita memperhatikan postingan horor teman teman mahasiswa akhir yang akan menghadapi seminar proposal, keluh kesah-nervous-sampe curhat online pun jadi postingan. Mungkin memang bawaan skala ke-horor-an tiap-tiap universitas dan jurusan berbeda. Tapi sepanjang pengamatan ku dua hari ini, ritual itu di Teknik Kimia ITS tidak sehoror yang postingan-postingan tadi. Jauh lebih kalem dan bersahabat. Justru atmosfer sidang pabrik jauh lebih gaduh.

Leave a Comment