Skip to content

Month: June 2017

#TIL-1 : A Kindness from far far away

Masih ingat dengan kisah Ibu Tambal Ban yang aku ceritakan tempo hari? Iya, untuk kalian yang sebelumnya pernah membaca tulisan saya di instagram maupun facebok dan matanya jeli pasti tau ada yang berbeda dengan ibu tersebut kali ini. Hari ini si ibu tidak lagi menggunakan daster robek untuk menutup kepalanya dan hari ini juga ban motor saya tidaklah bocor hehe.

2 Comments

Launching #TODAYILEARNED

Sebagai pengguna teknologi masa kini tentunya saya juga menjadi bagian dari “korban” media sosial yang banyak menghabiskan waktu dan energi untuk melihat lihat sisi fiktif kehidupan orang lain.  Padahal saya sadar bahwa apa yang saya lihat hanya lah bagian ena-ena~ nya saja hehe, bisa diliat toh perbandingan orang yang update story lagi makan di tempat mewah dan warung tepi jalan, lebih rame yang mana? Hayooo~  Dan lucu nya lagi saya sendiri sampai saat ini belum bisa menahan diri untuk tidak membuka berbagai media sosial disetiap hari. Duhduuuh.

1 Comment

Faiz sudah lho, kamu kapan?

Jum’at, 26 Mei 2017.

17:12 Delapan menit sebelum Maghrib

Aku memarkirkan motor di teras kontrakan, sedikit terburu-buru melempar sepatu ke sembarang tempat. Iya, aku harus segera membersihkan diri, sebentar lagi adzan maghrib petanda tamu agung segera berkunjung.

Kamarku tepat di balik ruang tamu, berhadapan dengan kamar Faiz dan Adrian. Dari teras yang penuh dengan motor aku tau hampir semuanya sedang di kontrakan. Aku bisa mendengar suara Hadi, Adit, Acil, dan Agung sesekali di lantai dua, sepertinya tak mau kalah denganku menyambut tamu spesial kali ini. Faiz seperti biasa masih asik dengan laptopnya, kadang tertawa sendiri dengan headset di kepala. Adrian sepertinya masih bermain hp atau apalah di dalam kamarnya, pintunya tertutup. Bergegas ku lewati ruang tamu yang sedikit berantakan karena Obby dan Faris sudah beberapa hari menginap disana, mengambil kunci kamar di saku, dan segera meletakkan tas di sudut ruangan 3 x 3 meter itu.

1 Comment