Skip to content

Nützlich! Posts

Lurus dan Rapatkan Shaf

Minggu kemaren pertama kalinya gue ke gereja. Ternyata rame banget ibadah minggu pagi ya. Di depan gereja sudah berjejer rapi berbagai jenis mobil, bahkan satu jalan umum sengaja dialihkan sebagai lahan parkir jemaah. Tenang bro, gue cuma nyebarin brosur kok haha. Kita punya misi untuk nyebarin brosur suatu event yang targetnya bisa dibilang “kaum elit”. Nah menariknya, waktu kita dikasi job buat nyebarin dari pihak office netapin gereja kelas atas sebagai lokasi penyebaran brosur. Kita mah gak masalah, mau dimana aja ya ayuk. Alhasil kita nyamperin Gereja Kristen Indonesia (GKI) Manyar, Gereja Santa Maria Tak Bercela, Gereja Katedral, dan Gereja Bethany. Emang bisa dibilang gerejanya gede sih. Noh liat, udah kayak stadion sepakbola.

Leave a Comment

“Uang Panas”

Beberapa minggu ini aku intens komunikasi dengan Bu Linda IIEF (Indonesian International Educational Foundation). Bu Linda bilang kalau kantornya ditawari untuk menghandle acara seminar perkuliahan di Amerika dari agen Linden Educational Service. InsyaAllah acara akan diadakan tanggal 25 Februari 2017 di Sheratom Hotel. Nah, karena kantor IIEF cuma ada di jakarta jadinya Bu Linda minta tolong buat bantuin pra-acara termasuk perizinan, publikasi lalayeye.

Leave a Comment

Melukislah

Entah hari ini esok atau lusa, hari hari yang sudah kau lalui akan menjadi saksi dan selalu siap membela masa depan mu. Tak perlu lah kau sibuk bertanya-tanya akan apa yang disimpan untukmu esok, cukup warnai hari ini dengan warna yang terbaikmu. Berbagi cerahnya kuning pada senja yang kelam tidak sulit bukan? Yakin saja jingga yang muncul perlahan, bukan lagi kelam. Tapi aku bukanlah pemain tinta yang baik, selalu saja tertumpah sembarang warna di kanvas baru ku. Kadang ungu, kelabu, bahkan tak sengaja hitam tumpah begitu saja.

3 Comments

Oh man, they call me back!

Ceritanya tadi sore rame adek-adek SMA yang ikutan NOPEC (National Olympiad of Chemical Engineering)  lab tour ke beberapa laboratorium Teknik Kimia. Memang kegiatan NOPEC sudah lama menjadi annual event HIMATEKK FTI ITS untuk mempromosikan Departemen Teknik Kimia pada lingkungan sekolah menengah atas dan mengasah kemampuan siswa khususnya dibidang ke-teknikkimia-an.

Leave a Comment

(Bukan) Janji Joni

Hi!

Pernah kenal dengan Bapak yang salaman diatas? Bero, yang kanan bero, kiri itu belum bapak bapak wkwk. Yup, Prof. Joni Hermana, Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Munculnya nama beliau di atmosfer kandidat calon rektor ITS saat pemilihan waktu itu cukup fenomenal. Bagaimana tidak, aku mengenal beliau dari sticker dan gantungan kunci “Janji Joni” di Pasar Jumat ITS. Bukan main, entah apa yang bisa menggerakkan mahasiswa mahasiswi berjejeran di sepanjang jalan Manarul membagikan info dan marchandise kandidat yang satu ini. “Sopo wong iki?” bodo amat aku lanjut membeli gado-gado.

Leave a Comment

Ciiiee udah Sempro

Tak jarang kita memperhatikan postingan horor teman teman mahasiswa akhir yang akan menghadapi seminar proposal, keluh kesah-nervous-sampe curhat online pun jadi postingan. Mungkin memang bawaan skala ke-horor-an tiap-tiap universitas dan jurusan berbeda. Tapi sepanjang pengamatan ku dua hari ini, ritual itu di Teknik Kimia ITS tidak sehoror yang postingan-postingan tadi. Jauh lebih kalem dan bersahabat. Justru atmosfer sidang pabrik jauh lebih gaduh.

Leave a Comment

Yok!

Menyadari kehidupan yang serba praktis era ini memiliki banyak sisi yang perlu kita amati. Teknologi menyederhanakan segalanya. Visualisasi benar-benar membungkam kuatnya kata-kata. Dulu, untuk pergi ke rumah teman saja aku perlu singgah beberapa kali ke sembarang simpang untuk bertanya, kalau-kalau sudah terlewat. Dari tanya-bertanya itu pula aku punya cerita, oh ternyata ini yang namanya desa dompas, oh ternyata disini tempat jual-beli ikan yang mama pernah cerita, oohh oooh… ini loh rumahnya. But technology builds tough wall! Jangankan mencari rumah teman, lintas kota lintas provinsi saja serasa tak perlu lagi turun sebentar bertanya alamat, ada googlemap kok! Tapi dibalik itu semua ada satu frasa dari perjalanan yang diam-diam hilang. Frasa tentang membangun cerita yang berdampak tak pada hilangnya nilai kepedulian. Kepedulian apa?

Leave a Comment

Kebahagian HQQ

Yang benar saja, di tengah hiruk pikuk kesibukan sehari-hari dengan ego sendiri-sendiri ternyata masih ada tangan-tangan tak dikenal berlomba-lomba berbagi kebahagian.

Tadi pagi, dengan notifikasi Line pukul 07:56, aku disadarkan kalo ternyata masih ada orang yang berbagi kebahagian tanpa harus menjadi spesial bagi orang lain.

“Assalamualaikum Rek. InsyaAllah hr ini aku mau ke kampus. Seandainya aku bwa sate kambing ada yang mau makan g ya?”

1 Comment

Bukit Jaddih on trip!

Why we should take foreign vacation whereas thousands awesome spot are in our country  😆

It’s 366/366 pages of 2016, no tough plan no idea but we need a stress-cure. Then in one hour by line freecall all set up! We got: Reko, Naziroh, Embun, Faiz, Adrian, Nora, and ofcourse Igo and Agung as worst holiday maker. We never plan as well for this trip, just because we have nothing to do and every body getting weird on final year so here we go!

2 Comments

Ma Best Chef!

Baru bangun i already miss masakan mama  🙄

Liburan kemarin walaupun sehari doang di rumah tapi mama bisa melunaskan seluruh list ngidamku. So a week before we meet i already request to hunt several list of food that i want. “Taragak martabak daging 😥 Besok di jakarta cari martabak daging eeee” saking ngidamnya sampe lupa kalau nama yang benernya martabak mesir, aku tiba tiba ngechat di group My Fovely Fam waktu Prof Ali jelasin energi target di depan kelas.

2 Comments

Single Traveling

Dari semua perjalanan yang aku pernah alami, single traveling menjadi perjalanan favorit ku sejauh ini. Dan juga hari ini, seperti selebrasi perayaan usai-sudah-semester-7 dalam versi maya, antara merayakan atau melarikan diri dari kebosanan perkuliahan yang tak berujung i take a flight to Jakarta. Kok bosan? entahlah aku pun bingung mendefinisikan sebenarnya aku itu semester 7 kuliah atau ngapain sih. Di kelas mungkin menyerap maksimal 17-21% dari apa yang disampaikan dosen, sisa waktu di kelas aku habiskan dengan ngobrol dengan teman, mainin handphone and ofcourse my daily-favorite-best activity at class: tidur.

2 Comments

GE Award Ceremony & Leadership Development Seminar

GE Award  Ceremony & Leadership Development Seminar that held on 20-21 October 2016 are series of event held by IIEF in order to develop leadership capability of GE Scholars by following outbond, several discussions with GE Leaders, and also awarding ceremony. First day, GE Scholar 2014-2015 are going to Campas Outbound at Sentul to do some activities, playing games, and taking light discussion. In this session we learn how to open and accustom ourself to people around, appreciate and thankful to each other, build strong team and work out together, and also putting trust above all. Moreover, conducive location and profesional trainer pursue us to catch the values.

Leave a Comment

Koma pun berarti

Well said, dari kemarin masih mikir-mikir udah ngapain aja sampai hari ini. Seharian cuma flashback selama 20 tahun sejak lahir udah ngelakuin apa aja, walaupun gak tua-tua amat cuma muka ya dikit boros tapi gak salah kan mulai menyusun target target yang ingin dicapai. Bukan lagi target kecil yang selama ini ya bisa dibilang sebagian besar untuk diri sendiri, tapi bukankah lebih baik orang lain juga merasakan
kebermanfaatan dengan hadirnya kita di sekitar mereka.

Leave a Comment

diam-perhatikan-pahami

Banyak yang bilang kalau belajar bukan semata menghabiskan waktu di depan kelas memperhatikan guru atau dosen berjam-jam sambil membolak-balik tumpukan kertas, tapi belajar sejatinya kita lakukan sepanjang waktu.

Sebagai mahasiswa ya jelas pasti aku selama ini mendefinisikan belajar ya saat menghadiri kelas-kelas yang membosankan, buku-buku tebal, dan sensasi menahan kantuk yang berakhir dengan scroll-scrol smartphone padahal gak ada notif sama sekali. Klasik. Tapi belakangan ini Alhamdulillah aku bisa merasakan sudut pandang yang jauh lebih luas mengenai arti belajar. Belakangan ini aku juga memahami, bukankah dalam proses belajar kita sebaiknya lebih banyak diamperhatikanpahami. Bukan sebaliknya: lantang-ingin diperhatikan-ingin dipahami!

2 Comments